Kata Hati vs Pikiran

Apa yang akan Anda lakukan jika Anda menemukan sampah di jalan yang sedang Anda lalui:

    • Apakah Anda akan mengambilnya lalu membuang pada tempat sampah?
    • Apakah Anda akan membiarkan begitu saja dan berpikiran nanti ada seseorang yang membersihkannya?

Jika Anda mengambil sampah itu lalu membuangnya pada tempat sampah, maka Anda sudah mendengarkan kata hati Anda, lalu melaksanakannya. Sedangkan jika Anda membiarkan begitu saja, maka Anda telah menuruti apa kata pikiran Anda.

Itulah perumpamaan singkat dari saya mengenai seperti apa kata hati dan kata pikiran. Kata hati didefinisikan sebagai perasaan atau tindakan mulia dari hati yang terdalam. Pikiran merupakan perasaan atau tindakan berlandaskan pemikiran sesaat entah itu baik atau buruk.

Cara sederhana untuk mendengarkan kata hati salah satunya adalah dengan menutup mata dan mengosongkan pikiran sejenak. Masuki diri Anda lebih dalam dan perhatikan apa yang dikatakan oleh kata hati Anda. Cermati lalu buka kembali mata Anda. Laksanakan.

Saya sepenuhnya percaya, segala hal yang dikatakan oleh hati merupakan perasaan atau tindakan terbaik yang manusia miliki yang dianugerahkan oleh Tuhan. Manusia yang selalu mengikuti kata hatinya, niscaya akan diselimuti kebahagiaan.

Sudahkah Anda mendengarkan kata hati Anda?

Seringkah?

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

2 thoughts on “Kata Hati vs Pikiran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s