Field Trip CI: Kepompong Gendut

Ceritanya pada tanggal 25 April 2013 para peserta CI melakukan field trip ke sebuah production house yang terletak di Jl. Bali No. 7, Bandung. Setelah hampir 4 tahun kuliah di ITB, akhirnya bertemu juga dengan mata kuliah yang ada acara jalan-jalannya.

Pagi hari yang cerah, ternyata oh ternyata, kami dibawa ke tempat Kepompong Gendut, sebuah production house film-film indie Indonesia.

The Fat Cocoon

The Fat Cocoon

Kami bertemu dengan Sammaria Simanjuntak, sosok yang cukup tenar dalam sinema dan sutradara di Indonesia. Beliau menceritakan kisahnya ketika dia seorang lulusan arsitektur ITB, bekerja sebagai arsitek lalu mengundurkan diri, dan menemukan dirinya ternyata tertarik dalam bidang film dan sutradara.

Ketertarikannya dan kerja kerasnya menghasilkan film cin(T)a pada tahun 2009. Saya dahulu menyaksikan cin(T)a dan menurut saya filmnya bagus dan menyentuh hati.

cin(T)a

cin(T)a

Selanjutnya dia bercerita Kepompong Gendut, mereka menyebutnya juga The Fat Cocoon. Mengutip dari situs GeekFest Bandung 2012, berikut deskripsi dari Kepompong Gendut:

PT Kepompong Gendut adalah sebuah perusahaan film amatir yang didirikan dengan cinta oleh Sammaria Simanjuntak pada tahun 2011. Film panjang pertamanya, Demi Ucok merupakan film Indonesia pertama yang didanai oleh massa dan akan rilis pada akhir 2012. Di sela-sela pembuatannya, PT Kepompong Gendut juga membuat beberapa film pendek seperti 7 Deadly Kisses (Berlinale 2012) dan Emit (Europe On Screen 2011).

Singkat cerita, semua ilmu yang dia dapat dari orang-orang berpengaruh dalam dunia film dituangkan dalam karya-karya filmnya, bersama Kepompong Gendut, film Demi Ucok membuat namanya melambung tinggi dalam industri film Tanah Air. Karyanya ini masuk nominasi dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2012 dan meraih penghargaan juga di Piala Citra 2012.

Film Demi Ucok mendapat apresiasi yang tak terduga. Yang menarik adalah biaya produksi film ini sukses didapat dari crowd funding, alias saweran dana dari orang banyak dan setiap kontributor dituliskan namanya di poster film Demi Ucok.

Demi Ucok

Demi Ucok

Benar-benar sebuah rumah yang sederhana, namun percayalah production house ini menghasilkan karya-karya yang mengagumkan dan membanggakan.

Sammaria Simanjuntak menunjukkan ke kami bahwa sebuah ide yang sederhana namun dijalani dengan niat dan serius dapat menghasilkan mahakarya yang indah. Jika ingin menciptakan sesuatu, kita harus mengetahui siapa target kita.

Masih penasaran seperti apa Kepompong Gendut, coba sejenak buka situsnya.

Mari berkreasi dan berinovasi!

Advertisements

Resume: 45 Business Ideas We Loved in 2011

Hello, Readers.

Jika pada kesempatan sebelumnya saya membuat resume “30 Big Ideas, Trends and Predictions for 2012” dari situs Business News Daily, pada kesempatan kali ini saya akan membahas artikel lainnya yang berjudul “45 Business Ideas We Loved in 2011“. Semakin mundur saja artikel yang saya bahas mengingat sekarang sudah tahun 2013.

Walaupun demikian, yuk mari simak sejenak apa yang telah saya rangkum dari artikel Business News Daily tersebut.

business-idea-art-bubble-AArtikel ini dibuat pada penghujung tahun 2011 yaitu pada tanggal 31 Desember oleh salah satu staf dari Business News Daily. Mereka melihat banyaknya ide bisnis yang baru dan menarik pada tahun tersebut lalu mengambil 45 ide bisnis di 2011 untuk dimasukkan ke artikel.

Berikut saya sebutkan ide bisnis apa saja yang tertulis di artikel tersebut:

  1. Career coach.
  2. Personal social media consultant.
  3. Memory organizer.
  4. Invasive species pest management.
  5. Tablet app development.
  6. Online video production. 
  7. Specialty foods provider.
  8. Online privacy management. 
  9. PR for socially responsible businesses. 
  10. Personal concierge.
  11. Senior care services. 
  12. Resale retail.
  13. Home day care. 
  14. Yard work. 
  15. Affordable Computer maintenance. 
  16. Cleaning service. 
  17. Energy efficiency consultant. 
  18. Recycler. 
  19. Pet sitter.
  20. Organizer. 
  21. Virtual assistant.
  22. Remote bookkeeper. 
  23. Translator. 
  24. Cost cutter. 
  25. Social media consultant. 
  26. Copywriter. 
  27. Health insurance consultant. 
  28. Home Renovation. 
  29. Tree care.
  30. Taxi service. 
  31. Local farming. 
  32. Commuting service. 
  33. Residential environmental-assessment service. 
  34. Small-biz social media. 
  35. Interior design. 
  36. Education consultant. 
  37. Kids consignment shop. 
  38. Local Internet marketing consultant. 
  39. App designer. 
  40. Green consultant. 
  41. Off-hours child care. 
  42. Ecommerce warehouse/shipping.  
  43. Business security consultant. 
  44. Party business. 
  45. Tablet repair.

Sekarang sudah tahun 2013 dan tentunya kita sudah melihat ide-ide bisnis tersebut terjadi di sekitar kita ataupun terjadi jauh dari kita.

Beberapa ide bisnis yang terjabar di 2011 yang menurut saya menarik dan masih terjadi hingga sekarang diantaranya sebagai berikut:

  1. Tablet app development  – The iPad started the tablet craze, but Motorola, Samsung, Kindle and others are breaking into the market. Where there are tablets, there is a need for apps.The rise of the tablet is opening up new avenues for those with a software background to help businesses market themselves in new ways.
  2. Online video production – A viral video can take a little-known brand and make it an Internet sensation. As brand managers recognize the power of the medium beyond television ads, this is an opportunity for everyone from telecommunications specialists to film school majors to turn their creative talents into a business opportunity.
  3. App designer – Research continues to prove that mobile apps or mobile Web browsers are a must for businesses of all kinds. But most don’t have the in-house teams to create them. Smaller companies also don’t have the budget to hire an expensive firm to create their apps. An app designer could specialize in creating apps for one or two industries and build a strong following.

Pada zaman sekarang, masalah adu berbisnis dan berpikir kreatif dengan strategi yang jitu serta modal pantang menyerah yang akan menjadi juara.

Selamat berbisnis dan salam sejahtera untuk kita semua!

Review: Trendstop.com

Bermula dari CI, berlabuh juga ke Trend and Fashion. Ya, pada kesempatan kali ini saya akan melakukan ulasan singkat mengenai salah satu situs mengenai Trend and Fashion yaitu situs Trendstop. Belum pernah mengunjungi situs itu? Monggo dikunjungi.

Yuk mari ditengok sejenak review singkat ini mengenai situs Trendstop:

trendstop

Sekilas mengenai Trendstop:

Trendstop.com provides a suite of trend services and products designed to help you translate the latest fashion and lifestyle trends into best sellers.

Fashion, creative and marketing professionals worldwide subscribe to Trendstop.com’s online memberships for insider access to the most directional fashion trends and forecasts.

Sedikit komentar mengenai desain website-nya, menurut saya situs ini dikemas dengan elegantcompact, dan stylish.

Mereka dengan percaya dirinya mengatakan bahwa Trendstop merupakan “Complete trend intelligence at your fingertips” dengan kata kunci sebagai berikut: Relevant, Proven, Directional, Curated, Bespoke, and Applicable.

trendstop mobile

Available on mobile.

Dalam Trendstop ini mereka menawarkan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Trend Memberships
  2. Trend Reports
  3. Trendstop Live
  4. Mobile & Tablet Apps
  5. Trend Consultancy

Anda tertarik mengenai Trend and Fashion atau Anda memiliki bisnis seputar itu? Kunjungi dahulu situs Trendstop ini.

Salam kreativitas dan inovasi!

Review: JWT Intelligence Trend Reports

Selamat berjumpa lagi, hai Pembaca.

Masih dari CI, pada review kali ini saya akan membahas Trend Reports dari JWT Intelligence secara singkat. Yuk simak sejenak ulasan ini atau boleh kunjungi situsnya terlebih dahulu.

JWT

Sekilas mengenai JWT:

JWT is the world’s best-known marketing communications brand. Headquartered in New York, JWT is a true global network with more than 200 offices in over 90 countries employing nearly 10,000 marketing professionals.

Sedangkan JWT Intelligence sendiri penjelasannya sebagai berikut:

JWT Intelligence is a center for provocative thinking that is a part of JWT, the world’s best-known marketing communications brand. We make sense of the chaos in a world of hyper-abundant information and constant innovation—finding quality amid the quantity.

We focus on identifying changes in the global zeitgeist so as to convert shifts into compelling opportunities for brands. We have done this on behalf of multinational clients across several categories including pharmaceuticals, cosmetics, food, and home and personal care.

JWT Intelligence membuat beberapa Trend Reports dalam bentuk riset, presentasi, dan berupa paper, mulai dari Desember 2008 hingga sekarang. Banyak hal yang dibahas oleh mereka dan telah dipublikasikan, salah satu yang menarik minat saya adalah publikasi mereka yang berjudul “100 Things to Watch in 2013”.

100 Things to Watch in 2013

100 Things to Watch in 2013

Dikemas dengan desain yang menarik juga terdapat banyak gambar sehingga tidak membosankan. Laporan-laporan mereka ini bisa kita unduh secara gratis namun sebelumnya kita harus mengisi beberapa form terlebih dahulu.

Menurut saya, banyak hal dan pengetahuan baru yang bisa kita dapat dari Trend Reports mereka ini. Penasaran? Kunjungilah situs JWT tersebut.

Sekian dan terima kasih.

Review: TopRank Online Marketing Blog

Selamat berjumpa lagi, hai Pembaca.

Kesempatan kali ini saya akan memberikan ulasan singkat untuk CI mengenai blog TopRank. Jarang membaca sesuatu tentang online marketing? Saya juga. Namun demikian, tidak ada salahnya bagi kita untuk membaca atau menemukan sesuatu yang baru.

Berikut ulasan singkat dari saya mengenai TopRank Online Marketing Blog:

TopRank

Ketika pertama kali saya mengunjungi situs ini, kesan pertama saya adalah situs ini lebih mirip ke portal berita seperti yang sudah sering kita lihat sebelumnya di internet. Halaman awal terdiri dari beberapa menu yang bisa dikunjungi dan yang menurut saya agak janggal adalah ketika melakukan klik pada logo TopRank, malah menuju ke situs TopRank lainnya yaitu TopRank Marketing. Padahal biasanya ketika kita klik logo situs, kita diarahkan kembali menuju halaman awal.

TopRank Blog

Sekilas mengenai blog TopRank, blog ini dimulai pada Desember 2003 oleh Lee Odden. Situs ini menyediakan wawasan, sumber daya, dan komentar mengenai pemasaran digital serta topik public relations seperti:

  • Search engine marketing and optimization
  • Social media marketing
  • Content marketing
  • Business blogging and marketing
  • Online public relations

TopRank Marketing

Sekilas juga mengenai TopRank Marketing yang telah disebutkan sebelumnya, situs tersebut merupakan sebuah agen pemasaran digital  yang didirikan oleh Lee Odden dan Susan Misukanis yang membantu meningkatkan penjualan dari suatu perusahaan, visibilitas sebuah merek secara online, dan mengembangkan keterlibatan pelanggan dengan lebih baik lagi.

Mereka spesialis dalam akuisisi pelanggan berbasis konten dan program yang menekankan hubungan pemasaran konten, pemasaran sosial media, mesin pencari optimasi dan pemasaran email. Perusahaan bisa menyewa mereka untuk jasa konsultasi, pelatihan, dan implementasi.

TopRank Marketing

TopRank Marketing

Conclusion

Situs TopRank ini cukup menarik untuk dikunjungi bagi kita yang ingin mendapatkan tips seputar marketing, bisnis, kreatif dalam pemasaran dan berbisnis, serta informasi dari perusahaan-perusahaan seputar bisnis mereka. Konten-konten yang disajikan juga cukup menarik dan bermanfaat. Ada waktu? Kunjungilah.

Salam sejahtera untuk kita semua.

content-marketing-roi

Review: 80+ Must-Read Design Blogs to Enhance your Creativity and your Career

Hai Pembaca, semoga semangat positif tetap bersama kita di sepanjang hari.

Kali ini saya akan menyajikan review salah satu tulisan yaitu 80+ Must-Read Design Blogs to Enhance your Creativity and your Career dari situs Creative Opera untuk CI. Bagi yang belum pernah mengunjungi situs tersebut, tidak ada salahnya untuk melihat sejenak seperti apa isinya.

Sekilas tentang situs Creative Opera, situs tersebut menyajikan saran dan inspirasi yang kreatif kepada desainer grafis dan web desainer dengan target utama adalah para pelajar dan para desainer yang masih baru. Namun setelah saya telusuri sekilas, ternyata dalam situs ini berisi saran dan inspirasi yang bisa ditujukan untuk kita semua. Situs Creative Opera dibuat oleh Manda Szewczyk.

Ini dia ulasan mengenai tulisan yang telah disebutkan di atas:

Capture2

Melihat langsung dari judulnya, tulisan ini berisi lebih dari 80 blog yang bisa berguna untuk meningkatkan kreativitas, dan memang benar. Isi dari tulisan Manda tersebut dia menampilkan sejumlah blog yang telah lama dia eksplorasi dan menandai blog-blog tersebut sebagai penunjang kreativitas dan mengkategorikan dalam berbagai tipe.

Manda membuat kategori berdasarkan fokus utama dari blogblog tersebut, yaitu All-in-OneInspirationTutorialsWeb Development/CodeFreelanceLogos & TypographyAdvice & DiscussionFreebies & GiveawaysBlogging, dan Micro-Blogs/Links.

Diantara sekian banyak blog menarik dan kreatif yang disajikan oleh Manda, saya menemukan tulisan yang menarik yaitu 10 Common Typography Mistakes dan 10 Common Mistakes In Logo Design. Dituliskan terdapat 10 kesalahan yang biasa dilakukan oleh seseorang dalam seni menulis dan 10 kesalahan umum desainer grafis dalam membuat logo. Cukup menarik untuk dicermati.

Berikut contoh common mistakes:

Relies on color for its effect.

Relies on color for its effect.

Printing similar values of color on top of each other.

Printing similar values of color on top of each other.

Jadi bagi Anda yang menginginkan desain blog atau situs Anda lebih menarik, kunjungilah situs ini dan dapatkan tips, kreativitas dan inspirasi, serta banyak hal menarik darinya.

Salam kreativitas dan inovasi!

Resume: Java Jazz Festival 2013

Masih dari tugas CI untuk menghadiri 2 dari 8 event-event berikut, kali ini saya malah menghadiri event ke-3 yaitu Java Jazz Festival 2013 yang tahun ini berlokasi di JI Expo Kemayoran.

Sebelumnya setelah bertahun-tahun hanya mengetahui kalau Java Jazz Festival ini diadakan rutin setiap tahunnya, akhirnya saya diberikan kesempatan untuk datang juga ke event besar di Indonesia ini yaitu pada tahun 2013.  Acara JJF 2013 ini diadakan selama tiga hari, yaitu tanggal 1 sampai 3 Maret 2013. Saya datang ke JJF ini pada tanggal 2 Maret 2013 dan datang mulai pukul 16:00.

Sebenarnya karena ada promo tiket Buy 1 Get 1 Free, jadinya saya berbagi tiket dan harga bersama teman saya. Yuk mari disimak resume dari saya ini mengenai pergelaran akbar Java Jazz Festival 2013 di Indonesia ini:

Java Jazz Festival 2013

Java Jazz Festival 2013

Awal mulanya saya mengira Java Jazz Festival itu murni hanya pertunjukan musik oleh musisi lokal maupun internasional. Ternyata anggapan saya itu salah, di JJF 2013 ini terdapat sebuah area besar di tengah yang isinya stand-stand berbagai brand yang memasarkan produknya atau jasa.

Ada juga beberapa stand yang memanjakan pelanggannya dengan keuntungan tertentu karena memakai produknya atau karena menjadi pelanggan premium. Selain di area besar tersebut, beberapa brand juga memasarkan produknya di area-area tertentu di JJF 2013.

Area besar berisi stand-stand berbagai brand.

Area besar berisi stand-stand berbagai brand.

Stand yang memasarkan alat musik.

Stand yang memasarkan alat musik.

Saya berkeliling sejenak di area JJF 2013 ini yang cukup luas dan menemukan beberapa hal menarik untuk para pengunjung JJF. Diantaranya adalah terdapat beberapa Charging Spot dan papan informasi yang touch screen.

Terdapat photo booth juga di beberapa tempat dan foto tersebut bisa langsung diunggah ke profile Facebook dan Twitter yang difoto. Vending machine juga banyak tersedia bagi mereka yang ingin melepas dahaga. Yang tidak kalah penting adalah toko official merchandise dari JJF 2013.

Charging Spot

Charging Spot

Papan informasi digital.

Papan informasi digital.

Official Merchandise

Official Merchandise

Yang tidak kalah menarik adalah terdapat stand hiburan berupa games yang hadiahnya adalah iPod Shuffle. Cara bermainnya adalah mengucapkan kata “Jazz” dari nada rendah ke nada tertinggi yang pemain bisa dalam dalam jangka waktu tertentu. Terlihat stand games ini banyak memikat pengunjung dan banyak yang mencobanya. Banyak yang gagal dan hanya mendapatkan hadiah kecil dari permainan ini.

Jazzy High Note Challenge

Jazzy High Note Challenge

Setelah puas berkeliling akhirnya saya berkeliling untuk mencari panggung yang sedang main untuk menikmati musik Jazz. Di JI Expo ini terdapat beberapa Hall yang bisa saya bilang tempatnya besar dan luas serta kondisi ruangan yang cukup dingin karena Full AC disertai dengan banyak kursi untuk para pengunjung.

Yang pertama saya kunjungi adalah panggung outdoor di mana ada The ExtraLarge sedang tampil. Berikut cuplikannya berupa video yang saya rekam:

Sejujurnya saya tidak begitu tahu jadwal atau siapa yang akan main sehingga saya berkeliling dan pindah-pindah. Berikutnya saya ke PAC Martha Tilaar Stage dan ternyata ada Kaori Kobayashi yang sedang tampil dan tempat ini tampak ramai oleh pengunjung. Permainan musiknya smooth dan dia tampil enerjik. Saya sempat merekam ketika dia tampil, berikut cuplikannya:

Setelah puas dengan beberapa pertunjukan dari berbagai musisi, rasa lapar pun tiba. Di JJF 2013 ini terdapat area foodcourt yang cukup besar dengan banyak sekali pilihan makanan di sana. Ternyata saya baru tahu kalau mau makan di sana, bayarnya harus menggunakan kartu BNI prepaid. 

Jika pengunjung tidak memiliki kartu tersebut tentunya tidak akan bisa membeli apa-apa di area foodcourt itu. Berarti mau tidak mau setiap pengunjung yang tidak memiliki kartu tersebut harus mendaftar terlebih dahulu ke BNI, memang terdapat stand khusus BNI yang menerima pendaftaran kartu prepaid.

Menurut saya, BNI bagus juga ya caranya untuk membuat banyak pelanggan baru jadi menggunakan kartu BNI prepaid namun sedikit merepotkan sebagian pengunjung yang tidak memiliki kartu itu. Untung teman saya ada yang memiliki kartu tersebut jadi urusan perut tidak menjadi masalah.

Foodcourt di JJF 2013.

Foodcourt di JJF 2013

Selanjutnya saya kembali berkeliling untuk menyaksikan pertunjukan musik di JJF 2013 ini. Saya menyaksikan pertunjukan musik dari Indro and the Fingers. Permainan bass mereka sungguhlah luar biasa. Saya cukup menikmatinya. Ternyata Tompi juga berkolaborasi dengan mereka, semakin menikmati jadinya.

Indro and the Fingers

Indro and the Fingers

Setelahnya saya pindah ke Telkomsel Hall dimana ada D’Masiv Jazz Project yang akan tampil. Tak disangka banyak pengunjung juga menuju Hall tersebut dan di dalam Hall seluruh kursi terisi dalam waktu yang tidak lama. D’Masiv yang bisa dibilang cukup baru di dunia musik Jazz, mereka membawakan lagu-lagu hits mereka dengan alunan Jazz. Ternyata lagu-lagu mereka menjadi berbeda rasanya dan menghibur banyak penonton di Hall tersebut.

D'Masiv Jazz Project

D’Masiv Jazz Project

Setelah dari D’Masiv Jazz Project, saya berpindah ke Hall dimana ada Marcus Miller yang sedang tampil. Ternyata Hall tersebut penuh dan sesak sehingga saya menjadi kurang menikmatinya. Saya diajak ke Telkomsel Hall lagi oleh teman saya karena ada Fourplay yang akan tampil, jadi saya ikut saja.

Ternyata Fourplay ini merupakan artis yang sangat dinanti oleh para pengunjung Java Jazz di tahun ini. Antrian sangat panjang mewarnai antusiasnya para pengunjung menanti Fourplay. Untung saya antri di awal sehingga saya bisa dapat tempat duduk di daerah tengah agak ke depan.

Fourplay ternyata tampil sangat memukau para pengunjung dengan hitshits andalannya seperti “Max-o-man”, “Chant”, “Gentle Giant”, dan lagu-lagu populer lainnya. Saya sangat menikmati penampilan mereka. Mereka beberapa kali juga tampil menghibur dan membuat para pengunjung tersenyum dan tertawa. Ini merupakan pertunjukan terakhir yang saya kunjungi di JJF 2013 dan Fourplay merupakan penutup yang manis menurut saya.

Fourplay

Fourplay

Secara umum, saya sangat puas dengan event akbar tahunan ini. Walaupun saya baru pertama kali menghadiri Java Jazz Festival, saya menjadi tertarik untuk kembali mendatangi event JJF di tahun depan untuk menikmati alunan musik Jazz.

Jazz up the world!

Resume: Taraksa, Teater Epik Vol. 5

Masih dari cerita peserta kelas Creativity and Innovation 2013 yang diberi tugas untuk menghadiri minimal 2 dari 8 event-event berikut, kali ini saya menghadiri event Teater Epik Volume 5: Taraksa yang bertempat di Dago Tea House, Bandung.

Terakhir saya menonton teater sepertinya sudah lama sekali, mungkin terakhir ketika SD. Akhirnya saya menonton teater lagi yaitu Taraksa ini pada tanggal 27 Februari 2013 kemarin. Saya bersama teman-teman IF dan STI yang mengambil CI, pergi bersama menuju Teater Tertutup Dago untuk menyaksikan teater.

Bagi yang tidak menyaksikan atau melihat teater ini, boleh simak resume dari saya ini.

Taraksa

Booklet Taraksa

Awalnya pertunjukkan dijadwalkan mulai pada pukul 19:00, kebetulan kami juga baru sampai di Dago Tea House pada pukul 19:00 dan syukurlah ternyata pertunjukan baru dimulai pada pukul 19:30. Kaget juga ternyata di luar teater sudah sangat ramai dan penuh oleh pengunjung yang menanti pintu teater dibuka. Sejenak saya melihat-lihat sekitar sebelum masuk teater, ini beberapa foto yang saya dapatkan:

Suasana yang ramai menunggu pintu teater dibuka.

Suasana yang ramai menunggu pintu teater dibuka.

Berbagai souvenir Taraksa.

Berbagai souvenir Taraksa yang bisa dibeli.

Ada stand makanan juga.

Ada stand makanan juga.

Para pemain Taraksa juga beraksi dan berinteraksi dengan gayanya masing-masing di luar teater.

Para pemain Taraksa juga beraksi dan berinteraksi dengan pengunjung dengan gayanya masing-masing di luar teater.

Tidak lama akhirnya pintu teater terbuka dan kami segera menempati kursinya masing-masing. Terdapat tiga kelas dalam pertunjukan ini yaitu Ahimsa, Kaki Langit, dan Kerajaan Bulan dengan tarif yang berbeda serta pengalaman yang berbeda juga. Kebetulan kami menonton yang di Ahimsa.

Sekilas tentang Teater Epik, Teater Epik merupakan sebuah wadah untuk penggiat seni teater yang terdiri dari mahasiswa dan siswa sekolah yang ada di Bandung seperti ITB, UNPAR, ITENAS, UNISBA, UNPAD, UPI, IT Telkom, SMAN 1, SMAN 15, dan SMAN 19. Taraksa ini merupakan pementasan Teater Epik yang ke-6.

Saya melihat booklet yang diberikan dan mencari tahu seperti apa sih cerita Taraksa itu. Secara singkat ceritanya sebagai berikut: Taraksa merupakan seorang pria dari suku Ahimsa. Pada suatu ketika, Taraksa diajak berdansa oleh seorang wanita bernama Chiandra. Chiandra wanita yang cantik namun Taraksa menolak dansa dengannya, walau sejujurnya dia suka sama Chiandra. Tidak disangka-sangka, Chiandra ternyata menjadi kurban sukarela untuk Kerajaan Bulan lalu dia pergi. Taraksa pergi mencari Chiandra. Dalam perjalanannya, ia harus pergi melewati lapisan-lapisan langit dan mengambil pelajaran-pelajaran dari masing-masing lapisannya. Sayangnya, ketika Taraksa akhirnya melihat Chiandra, ia tidak bisa membawanya kembali.

Melihat ringkasan cerita tersebut, tampaknya ini akan menjadi pertunjukan yang menarik. Berikut suasana sebelum teater dimulai:

Sebelum mulai pertunjukan.

Sebelum mulai pertunjukan.

Tidak lama lampu dimatikan dan MC memberikan beberapa kata lalu memanggil orang No. 1 di Teater Epik ini dan dia memberikan sambutan. Dia bercerita sedikit mengenai suka dan duka dalam Teater Epik selama ini dan dia juga berkata kalau Teater Epik Vol. 5 Taraksa ini merupakan Teater Epik yang terakhir. Dibawakan dengan nada yang agak sedih.

Tirai dibuka dan pertunjukkan mengenai Taraksa dimulai. Kami para penonton teater dengan tenang menyaksikannya. Tidak diperkenankan menggunakan alat elektronik apapun selama teater berjalan, namun saya dengan diam-diam mengambil beberapa foto dan video dari pertunjukan Taraksa ini. Pertunjukan dimulai dengan pengenalan tokoh lalu dikisahkan Taraksa. Saya terkesima dengan kostum yang mereka gunakan dan properti yang disiapkan selama pertunjukan berlangsung. Diiringi dengan musik yang dimainkan seakan-akan sangat menyatu dengan cerita.

Cerita Taraksa yang dikemas dengan cantik membuat penonton seakan-akan terhanyut dalam cerita. Beberapa kali pemain di Taraksa berlalu-lalang melewati kursi penonton dan sedikit berinteraksi dengan penonton dalam pertunjukan. Menurut saya hal itu cukup kreatif. Ketika berlangsung juga beberapa kali latar belakang cerita digambarkan dengan bantuan proyektor dan memancar ke atas, membuat penonton semakin terhanyut dalam cerita.

Aurora.

Aurora dari proyektor.

Ini merupakan sedikit cuplikan dari pertunjukan Taraksa ketika Taraksa menolak berdansa dengan Chiandra. Diiringi dengan musik yang indah dan gerakan-gerakan yang anggun:

Di adegan selanjutnya, ketika Taraksa dalam perjalanan mencari Chiandra, ada satu adegan yang membuat kami tercengang yaitu ketika Taraksa bertemu dengan monster besar. Adegan seru tersebut ditambah dengan musik yang  keras, menambah decak kagum suasana. Berikut videonya:

Berikutnya ada satu adegan yang membuat para penonton tertawa dan terhibur dengan kemunculan ikan-ikan yang mengelilingi Taraksa. Para pemain yang mengenakan topeng kepala ikan itu sangatlah menggemaskan, ditambah dengan gaya jalan mereka yang unik serta musik yang fun. Bisa dilihat di sini:

Pada akhir cerita, Taraksa akhirnya bertemu dengan Chiandra namun Chiandra tidak bisa kembali bersama dengan Taraksa lagi. Taraksa pun sedih dan berteriak. Haru menyelimuti Taraksa dan penonton di teater.

Pertunjukan selesai dan diambil lagi oleh MC. Tepuk tangan dari penonton riuh bergemuruh dalam teater. Selanjutnya berupa credits dengan menampilkan seluruh pemeran serta orang di luar panggung yang membantu menyukseskan Taraksa.

Credits.

Credits.

Tirai tertutup lalu kembali terbuka setelah beberapa saat kemudian. Tidak diduga ternyata masih ada pertunjukan tambahan. Di situ dikisahkan adegan ketika Taraksa diminta berdansa oleh Chiandra namun Taraksa menerimanya. Mereka lalu berdansa dengan bahagia namun tidak lama Chiandra beserta teman-temannya terdiam tak bergerak seperti batu. Ternyata itu hanya bayangan Taraksa, lalu Taraksa berkata:

Andai waktu itu aku terima dansanya…

Cerita berakhir. Sungguh ending yang mengharukan. Tepuk tangan kembali bergemuruh. Berakhirlah pertunjukan Taraksa, Teater Epik Vol. 5 tersebut. Jika ada angka dari 1 sampai 10 untuk menilai teater itu, maka saya akan memberi nilai 8 untuk Taraksa ini.

Berbagai foto dan video tersebut saya ambil menggunakan BlackBerry 9790.

Sebuah pementasan yang bagus dan berkesan untuk saya.

Sekian dan terima kasih.

Resume: Brightspot Market

Ceritanya adalah kami peserta kelas Creativity and Innovation 2013 diberi tugas untuk menghadiri minimal 2 dari 8 event-event berikut lalu membuat resume di blog masing-masing. Bisa dilihat event apa saja yang harus dikunjungi di sini.

Event pertama yang saya kunjungi adalah Brightspot Market  ke-8 yang terletak di Grand Indonesia, West Mall lantai 5. Sedikit bercerita mengenai Brightspot Market, acara ini merupakan acara yang sudah beberapa kali digelar di berbagai tempat di Indonesia hingga saat ini, semenjak didirikan pada tahun 2009. Berisikan berbagai produk lokal dan produk internasional berjiwa muda dan fashion dengan kualitas bagus, yang bisa dimiliki dengan harga yang relatif cukup tinggi.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda kunjungi situs Brightspot Market.

Brightspot Market

Brightspot Market

Brightspot Market yang memiliki tagline “A Curated Market of All Things Cool”,  memiliki tujuan untuk membuktikan produk buatan anak negeri yang dengan desain dan kualitasnya, bisa bersaing  dengan produk kelas internasional.

Saya mengunjungi Brightspot Market ini pada tanggal 15 Februari 2013 dan merupakan acara mereka yang ke-8. Ketika saya masuk, kondisinya ramai dikunjungi baik pengunjung lokal maupun internasional dengan radius umur sekitar 15-50 tahun. Berbagai stand dan produk dikemas dalam desain yang menarik dan kreatif sehingga membuat orang menjadi tertarik untuk mengunjungi stand tersebut.

Terdapat lebih dari 120 brand indie di sini dan produk-produk yang saya temui di market ini diantaranya adalah celana jeans, pakaian, sepatu, asesoris, kalung, tas, jas, topi, jam, dasi, gadget, buku, kaca mata, dan stationary. Terdapat Changing Room di beberapa area di Brightspot serta terdapat area foodcourt dan bar bagi mereka yang ingin menghilangkan lapar dan dahaga.

Area di Brightspot Market cukup luas dengan terdapat 4 zona yang bisa dikunjungi sesuka hati oleh para pengunjung. Secara umum saya cukup puas ketika mengunjungi event ini. Walaupun tidak membeli apa-apa, hanya sekadar cuci mata juga cukup.

Berikut beberapa foto dan terdapat sebuah video yang saya ambil dengan BlackBerry 9790 milik saya. Selamat menikmati.

Cute Pillow

Bantal yang lucu.

Foodcourt

Foodcourt.

Terdapat DJ yang siap menghibur para pengunjung.

Terdapat DJ yang siap menghibur para pengunjung.

Asesoris yang unik.

Asesoris yang unik.

Nice shoes.

Nice shoes.

Kamera polaroid.

Kamera polaroid.

Brand internasional juga ada.

Brand internasional juga ada.

Review: Creative Something

Halo Pembaca yang saya hormati,

Pada kesempatan kali ini saya akan melakukan review singkat terhadap sebuah situs yang (masih) berhubungan dengan Creativity and Innovation yaitu situs Creative Something.

Belum pernah mengunjungi situs itu? Silakan diintip sejenak situsnya. Malas mengunjungi situsnya? Boleh dibaca review dari saya ini. Malas baca review-nya? Terserah Anda karena hidup itu pilihan. Cheers.

Ini dia:

Creative Something

First Impression

Kesan pertama dari situs ini adalah simpel dan minimalis. Bagi yang memiliki Tumblr, pastinya familiar dengan tulisan yang terletak di sisi kanan atas. Iya, situs ini berbasiskan Tumblr. Dengan tagline “Creative Ideas and Inspiration“, bisa ditebak bahwa situs ini (lebih bisa dibilang berupa blog) berisi ide-ide kreatif dan berbagai inspirasi. Semacam “You don’t say” sebenarnya kalimat yang saya tulis sebelum ini, namun memang benar dari apa yang saya lihat sekilas di halaman awal.

Homepage

Homepage

Content

Setelah dijelajah lebih lanjut, memang blog ini berisikan berbagai ide, inspirasi, dan cara berpikir kreatif baik dalam bentuk tulisan, gambar, maupun video, yang memiliki unsur kreatif di dalamnya. Salah satu tulisan yang menurut saya menarik adalah “Seven steps to creative breakthroughs” yang terdapat di halaman awal ketika saya mengunjungi situs. Secara ringkas isinya adalah:

  1. Gather a lot of varied experiences.
  2. Create a frame of topic.
  3. Ask a lot of questions.
  4. Use your imagination to answer the questions.
  5. Write down or draw out your ideas.
  6. Filter the ideas down.
  7. Act!

Situs ini dibuat oleh Tanner Christensen. Dia adalah seorang creative expert, entrepreneur, dan online marketer dari Salt Lake City, Utah. Tanner berbagi mengenai kreativitas dan menuliskannya di situs ini. Menurut dia:

“Creativity, as I’ve learned, is our innate ability to solve problems, dream up new inventions, have big and small ideas, and change our world.”

Terdapat menu “Random” yang bisa diakses dan kita bisa melihat postingan miliknya yang muncul secara acak di menu tersebut. Jadi teringat dengan situs 9GAG.

Conclusion

Situs ini isinya menarik bagi kita untuk menemukan berbagai ide dan inspirasi baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Walaupun kontennya banyak yang bagus dan menginspirasi, sedikit disayangkan bahwa desain dari situs ini kurang kreatif menurut saya. Bicara mengenai hal yang lain, ternyata terdapat aplikasi ciptaannya mengenai berpikir kreatif dan tips lainnya untuk iOS dan bisa Anda beli.

Jika disuruh memilih angka dari 0 sampai 10 untuk penilaian terhadap situs, saya memilih angka 7 untuk situs ini.

Salam kreativitas dan inovasi!